Pasal
2
(1)
Ruang lingkup pengaturan di bidang psikotropika dalam undang-undang
ini adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan psikotropika
yang mempunyai potensi mengakibatkan sindroma ketergantungan.
(2)
Psikotropika yang mempunyai potensi mengakibatkan sindroma ketergantungan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digolongkan menjadi :
a.
psikotropika golongan I;
b.
psikotropika golongan II;
c.
psikotropika golongan III;
d.
psikotropika golongan IV.
(3)
Jenis-jenis psikotropika golongan I, psikotropika golongan II, psikotropika
golongan III, psikotropika golongan IV sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) untuk pertama kali ditetapkan dan dilampirkan dalam undang-undang
ini, yang merupakan bagian yang tak terpisahkan.
(4)
Ketentuan lebih lanjut untuk penetapan dan perubahan jenis-jenis
psikotropika sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur oleh Menteri.
Pasal
3
Tujuan
pengaturan di bidang psikotropika adalah :
a.
menjamin ketersediaan psikotropika guna kepentingan pelayanan kesehatan
dan ilmu pengetahuan;
b.
mencegah terjadinya penyalahgunaan psikotropika;
c.
memberantas peredaran gelap psikotropika.
Pasal
4
(1)
Psikotropika hanya dapat digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan
dan/atau ilmu pengetahuan.
(2)
Psikotropika golongan I hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu
pengetahuan.
(3).
Selain penggunaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), psikotropika
golongan I dinyatakan sebagai barang terlarang.

Back to Undang-undang Psikotropika Main Page


UNDANG-UNDANG PSIKOTROPIKA

|