|
1541. Tukar menukar ialah suatu persetujuan dengan mana kedua
belah pihak mengikatkan diri untuk saling memberikan suatu barang
secara timbal balik sebagai ganti suatu barang lain.
1542. Segala sesuatu yang dapat dijual, dapat pula jadi pokok
persetujuan tukar-menukar.
1543.
Jika pihak yang satu telah menerima barang yang ditukarkan kepadanya,
dan kemudian ia membuktikan kepada pihak yang lain bukan pemilik
barang tersebut maka ia tidak dapat dipaksa untuk menyerahkan barang
yang telah ia janjikan dari pihaknya sendiri melainkan hanya untuk
mengembalikan barang yang telah diterimanya.
1544.
Barangsiapa karena suatu tuntutan hak melalui hukum terpaksa melepaskan
barang yang diterimanya dalam suatu tukar menukar, dapat memilih
akan menuntut penggantian biaya, kerugian dan bunga dari pihak lawannya
atau akan menuntut pengembalian barang yang telah ia berikan.
1545.
Jika barang tertentu, yang telah dijanjikan untuk ditukar musnah
di luar kesalahan pemiliknya, maka persetujuan dianggap gugur dan
pihak yang telah memenuhi persetujuan dapat menuntut kembali barang
yang telah ia berikan dalam tukar-menukar.
1546.
Untuk lain-lainnya, aturan-aturan tentang persetujuan jual beli
berlaku terhadap persetujuan tukar-menukar.

Back to Buku Ketiga - Perikatan Main Page

Back to Kitab Undang-undang Hukum Perdata Main Page
KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (Civil Code)

Buku Kesatu - Orang
Buku Kedua - Benda
Buku Ketiga - Perikatan
Buku Keempat - Pembuktian Dan Lewat Waktu
|