Home



Index of all articles, click here


Undang-undang - Perlindungan Konsumen - Bab VIII - Bagian 2 - Kedua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
BAB VIII
BAGIAN KEDUA - BADAN PERLINDUNGAN KONSUMEN NASIONAL



Pasal 35

(1) Badan Perlindungan Konsumen Nasional terdiri atas seorang ketua merangkap anggota, seorang wakil ketua merangkap anggota, serta sekurang-kurangnya 15 (lima betas) orang dan sebanyak-banyaknya 25 (dua puluh lima) orang anggota yang mewakili semua unsur

(2) Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Menteri, setelah dikonsultasikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

(3) Masa jabatan ketua, wakil ketua, dan anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional selama 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya

(4) Ketua dan wakil ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional dipilih oleh anggota

Pasal 36

Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional terdiri atas unsur

a. pemerintah

b. pelaku usaha

c. lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat

d. akademisi; dan

e. tenaga ahli

Pasal 37

Persyaratan keanggotaan Badan Perlindungan Konsumen Nasional adalah

a. warga negara Republik Indonesia

b. berbadan sehat

c. berkelakuan baik

d. tidak pernah dihukum karena kejahatan

e. memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang perlindungan konsumen; dan

f. berusia sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) tahun

Pasal 38

Keanggotaan Badan Perlindungan Konsumen Nasional berhenti karena

a. meninggal dunia

b. mengundurkan diri atas permintaan sendiri

c. bertempat tinggal di luar wilayah negara Republik Indonesia

d. sakit secara terus menerus

e. berakhir masa jabatan sebagai anggota; atau

f. diberhentikan

Pasal 39

(1) Untuk kelancaran pelaksanaan tugas, Badan Perlindungan Konsumen Nasional dibantu oleh sekretariat

(2) Sekretariat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh seorang sekretaris yang diangkat oleh Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

(3) Fungsi, tugas, dan tata kerja sekretariat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam keputusan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Pasal 40

(1) Apabila diperlukan Badan Perlindungan Konsumen Nasional dapat membentuk perwakilan di Ibu Kota Daerah Tingkat I untuk membantu pelaksanaan tugasnya

(2) Pembentukan perwakilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan lebih lanjut dengan keputusan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Pasal 41

Dalam pelaksanaan tugas, Badan Perlindungan Konsumen Nasional bekerja berdasarkan tata kerja yang diatur dengan keputusan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Pasal 42

Biaya untuk pelaksanaan tugas Badan Perlindungan Konsumen Nasional dibebankan kepada anggaran pendapatan dan belanja negara dan sumber lain yang sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku

Pasal 43

Ketentuan lebih lanjut mengenai pembentukan Badan Perlindungan Konsumen Nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah.


Index of all articles, click here


http://www.asiatour.com/lawarchives/indonesia/konsumen/asiamaya_uu_perlindungan_konsumen_babVIII_bagian2.htm
Created: September 1, 1995 - Last updated: February 01, 2011