ASIATOUR.COM
Jan Garanoz
Thanon Pemavipat
Chiang Rai, 57000
Thailand

UNDANG-UNDANG PERINDUSTRIAN TAHUN 1993
PENGESAHAN STANDAR SYARAT MUTU, CARA UJI BAHAN BAKU DAN HASIL INDUSTRI, DAN STANDAR REKAYASA SERTA PENERAPANNYA SEBAGAI STANDAR NASIONAL INDONESIA


Bentuk: SURAT KEPUTUSAN (SK)

Oleh: MENTERI PERINDUSTRIAN (MENPERIN)

Nomor: 27/M/SK/2/1993

Tanggal: 11 PEBRUARI 1993 (JAKARTA)

Tentang: PENGESAHAN STANDAR SYARAT MUTU, CARA UJI BAHAN BAKU DAN HASIL INDUSTRI, DAN STANDAR REKAYASA SERTA PENERAPANNYA SEBAGAI STANDAR NASIONAL INDONESIA


MENTERI PERINDUSTRIAN

Menimbang :

a. bahwa mengingat telah disusun Standar-standar Syarat Mutu, Cara Uji Bahan Baku dan Hasil Industri, dan Standar Rekayasa yang merupakan hasil konsensus dalam Rapat Konsensus Standar Nasional Indonesia Tahun 1990/1991 dan Tahun 1991/1992 yang diadakan secara nasional dari bulan Oktober 1990 sampai dengan bulan Pebruari 1992, maka sesuai dengan ketentuan yang berlaku standar-standar tersebut perlu disahkan dan ditetapkan sebagai Standar Nasional Indonesia;

b. bahwa untuk itu perlu dikeluarkan Surat Keputusan.

Mengingat :

1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3274);

2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 15 Tahun 1991 tentang Standar Nasional Indonesia (Lembaran Negara Tahun 1991 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3434);

3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Organisasi Departemen;

4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 1984 jo. Keputusan Presiden RI Nomor 47 Tahun 1988 tentang Susunan Organisasi Departemen;

5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64/M Tahun 1988 tentang Pembentukan Kabinet Pembangunan V;

6. Keputusan Presiden RI Nomor 12 Tahun 1991 tentang Penyusunan, Penerapan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia;

7. Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 228/M/SK/VI/1984, jo Surat Keputusan Nomor 13/M/SK/2/1991 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perindustrian.

8. Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 203/M/SK/11/1992 tentang Standardisasi, Sertifikasi dan Akreditasi di Lingkungan Departemen Perindustrian;

9. Surat Keputusan Menteri Riset Negara dan Teknologi / Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Selaku Ketua Dewan Standardisasi Nasional Nomor.468/IV.2.06/HK.01.04/9/92 tentang Persetujuan Pengangkatan 336 Standar Instansi Teknis menjadi Standar Nasional Indonesian (SNI).


MEMUTUSKAN

Menetapkan :

PERTAMA :

Mengesahkan menjadi Standar Nasional Indonesia 93 ( sembilan puluh tiga ) Standar Syarat Mutu, Cara Uji Bahan Baku dan Hasil Industri, dan Standar Rekayasa yang telah disusun oleh Departemen Perindustrian berdasarkan konsensus dari pihak-pihak yang berkepentingan secara nasional, sebagaimana tercantum pada Lampiran Surat Keputusan ini.

KEDUA :

Dengan disahkan dan ditetapkannya Standar Nasional Indonesia seperti yang tercantum dalam Lampiran Surat Keputusan ini, maka Standar Nasional yang bertentangan dengan penetapan ini dinyatakan tidak berlaku lagi setelah jangka waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal ditetapkannya Surat Keputusan ini.

KETIGA :

Menugaskan kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri
untuk :

a. Menerbitkan dan menyebar-luaskan Standar Nasional Indonesia tersebut di atas;
b. Menyusun ketentuan pelaksanaan penerapan Standar Nasional Indonesia tersebut di atas.

KEEMPAT :

Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya.


Ditetapkan di : JAKARTA

Pada tanggal : 11 Pebruari 1993

MENTERI PERINDUSTRIAN

HARTARTO

 

 

TEMBUSAN Surat Keputusan ini disampaikan kepada:

1. Menko EKUIN dan Pengawasan Pembangunan
2 Menteri/Sekretaris Negara
3. Para Menteri Kabinet Pembangunan V
4. Menteri Muda Perindustrian
5. Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Para Direktur Jenderal, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri dalam lingkungan Departemen Perindustrian
6. Dewan Standardisasi Nasional
7. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Departemen Perindustrian
8. Kepala Pusat Pengolahan dan Analisis Data Departemen Perindustrian
9. Kepala Pusat Standardisasi Industri
10. Pertingal. skmen92

 

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN
NOMOR : 27/M/SK/2/1993
TANGGAL : 11 Pebruari 1993

 

NO. NOMOR SNI JUDUL 1 2 3

1. SNI 03-2925-1992 Pintu Air Pengatur dan Pengukur untuk lrigasi (Rev. SII.2306-88)
2. SNI 03-2926-1992 Pintu Air Pengatur dan Pengukur Romijn (Rev. SII.2307-88)
3. SNI 03-2927-1992 Pintu Air Pengatur dan Pengukur Crump de Gruyter (Rev. SII 2308-88)
4. SNI 03-2928-1992 Pintu Air Pengatur Sorong (Rev.SII.2309-88)
5. SNI 05-0661-1992 Baut Kepala Segi Enam - Kelas A dan B(Rev.SNI 0661-89-A)
6. SNI 05-1603-1992 Sekrup Kepala Segi Enam - Kelas A dan B (Rev.SNI 1603-89-A)
7. SNI 05-1604-1992 Sekrup Kepala Segi Enam Kasar - Kelas C (Rev.SNI 1604-89-A)
8. SNI 05-0541-1992 Baut Kepala Segi Enam untuk Konstruksi dengan Kekuatan Tinggi, Mempunyai Ukuran Lebar Kunci Besar dan Panjang Ulir Metrik Diperpendek - Kelas C, untuk Tingkat 8.8 dan 10.9 (Rev.SNI 0542-89-A)
9. SNI 03-3045-1992 Bantalan Jembatan (Rev. SII.2081- 87)
10. SNI 19-3031-1992 Tangki Baja Berlas untuk Penyimpanan Minyak (Rev. SII.2512- 90)
11. SNI 05-3047-1992 Spesifikasi dan Cara Uji Konduktivitas Listrik Sabuk Berjalan
12. SNI 05-3048-1992 Gambar Teknik - Instalasi Simbol Grafik untuk Kontrol Otomatis
13. SNI 04-3049-1992 Kriteria Evaluasi Balans Rotor Fleksibel
14. SNI 04-3050-1992 Kompon PVC untuk Kawat Berisolasi dan Kabel Listrik Tegangan Pengenal Sampai dengan 30 kV
15. SNI 12-3051-1992 Kursi Kuliah Tunggal dari Kayu
16. SNI 05-3052-1992 Cara Uji Unit Pengkondisian Udara
17. SNI 05-3053-1992 Unit Pengkondisian Udara dan untuk Kapasitas Pendinginan atau Pemanasan sampai dengan 23.000 Kkal/joule (26.744 W)
18. SNI 05-3054-1992 Katup Stop Refrijerasi
19. SNI 05-3055-1992 Pengujian Kompresor Refrijeran
20. SNI 05-3056-1992 Unit Pendingin dengan Media Air
21. SNI 05-3057-1992 Pengujian Sistem Refrijerasi
22. SNI 05-3058-1992 Simbol untuk Sistim Pendingin
23. SNI 05-3059-1992 Pengaman Sistem Refrijeran
24. SNI 05-3060-1992 Sambungan Jenis Flare dan Jenis Brazing untuk Refijeran
25. SNI 05-3061-1992 Keamanan untuk Peralatan Pendingin Kecil
26. SNI 05-3062-1992 Metode Tes Mekanis Mur Ulir Metrik Halus dan Kasar dengan Nilai Beban Uji Tertentu
27. SNI 05-3063-1992 Baut Kepala Segi Enam - Kelas B, dengan Diameter Batang Sama Dengan Diameter Pits
28. SNI 05-3064-1992 Baut Kepala Segi Enam - Kelas C
29. SNI 05-3065-1992 Baut Kepala Segi Enam untuk
Konstruksi Kekuatan Tinggi, Mempunyai Ukuran Lebar Kunci Besar dan Panjang Ulir Metrik Nominal - Kelas C,untuk Tingkat 8.8 dan 10.9
30. SNI 05-3066-1992 Sekrup Kepala Segi Enam dengan Ulir Metrik Halus Kelas A dan B
31. SNI 05-3067-1992 Baut Kepala Segi Enam dengan Ulir Metrik Halus Kelas A dan B
32. SNI 05-3068-1992 Mur Segi Enam Bentuk 1 - Kelas A dan B
33. SNI 05-3069-1992 Mur Segi Enam Bentuk 2 - Kelas A dan B
34. SNI 05-3070-1992 Mur Segi Enam - Kelas C
35. SNI 05-3071-1992 Dimensi, Toleransi dan Penandaan Ulir Pipa untuk Sambungan Kedap Tekanan
36. SNI 05-3072-1992 Dimensi, Toleransi dan Penandaan Ulir Pipa untuk Sambungan Tidak Kedap Tekanan
37. SNI 05-3073-1992 Penyambungan Baja Tanpa Paduan Berulir
38. SNI 07-3074-1992 Pipa dan Penyambungan dari Besi Tuang untuk Air Buang-Seri Spigot
39. SNI 05-3075-1992 Dimensi dan Desain Tabung dan Selang Penyambung dengan Pelebaran Tipe 37 x dan Tanpa Pelebaran Tipe 24 x untuk Sistem
Hidraulik
40. SNI 05-3076-1992 Dimensi Flensa untuk Teknologi Vakum
41. SNI 05-3077-1992 Dimensi Flensa Mampu Panas untuk Teknologi Vakum
42. SNI 05-3078-1992 Flensa Logam - Flensa Besi Tuang
43. SNI 05-3079-1992 Flensa Tembaga Paduan dan Komposit
44. SNI 05-3080-1992 Penyambungan Pipa Baja Tahan Karat dengan Las Tumpu
45. SNI 07-3081-1992 Pipa Besi Tuang Nodular dan Perlengkapan untuk Aliran Pipa Tak Bertekanan
46. SNI 07-3082-1992 Pipa Penyambungan dan Perlengkapan dari Besi Tuang Nodular untuk Jaringan Pipa Bertekanan (Bagian I)
47. SNI 07-3083-1992 Pipa Spigot dan Soket dari Besi Tuang Nodular untuk Jaringan Pipa Bertekanan (Bagian II)
48. SNI 05-3084-1992 Klasifikasi Kompresor
49. SNI 05-3085-1992 Pipa Flensa untuk Pendingin
50. SNI 05-3086-1992 Metode Pengujian Lemari Pendingin Rumah Tangga untuk Informasi Kepada Konsumen
51. SNI 05-3087-1992 Kondisi Standar untuk Penetapan Tingkat Temperatur Bagi Kompresor Pendingin
52. SNI 05-3088-1992 Lemari Pendingin Komersial Jenis Raih Persyaratan Khusus
53. SNI 05-3089-1992 Dimensi Flensa Berbentuk Lingkaran untuk Ventilator Industri Bagi Penggunaan Umum
54. SNI 07-3090-1992 Pipa-pipa Logam Berbentuk Lembaran Bulat Lurus dengan Kampuh Spiral Jenis Kunci dan Pipa-pipa Logam Berbentuk Lembaran Persegi Panjang Lurus untuk Distribusi Udara
55. SNI 05-3091-1992 Metode Pengujian untuk Unit Pengembunan Refrijeran
56. SNI 19-3092-1992 Pengujian Pengatur Volume Aliran dan Katup Secara Aerodinamik untuk Distribusi dan Difusi Udara
57. SNI 06-3093-1992 Selang Karet Industri untuk Udara Kompresi (sampai dengan 2,5 MPa)
58. SNI 05-3094-1992 Tekanan yang Disyaratkan untuk Kompresor dan Alat-alat Mesin Pneumatik
59. SNI 05-3095-1992 Uji Ketahanan Terhadap Kebakaran Pipa-pipa Ventilasi
60. SNI 05-3096-1992 Metode Uji Unit-unit Pendingin untuk Transportasi Mekanis
61. SNI 05-3097-1992 Uji Aerodinamik dan Penetapan
Kotak-kotak Pipa Ganda atau Tunggal yang Konstan dan Variable serta Unit-unit Pipa Tunggal untuk Distribusi dan Difusi Udara
62. SNI 05-3098-1992 Kontrol Numerik Mesin - Nomenklatur Sumbu dan Gerak
63. SNI 05-3099-1992 Kontrol Numerik Mesin - Simbol
64. SNI 05-3100-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Umum
65. SNI 05-3101-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi
66. SNI 05-3102-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Pemrograman
67. SNI 05-3103-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Media Informasi dan Pengkodean.
68. SNI 05-3104-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Komputasi
69. SNI 05-3105-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Sistem Kontrol
70. SNI 05-3106-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Mesin
71. SNI 05-3107-1992 Kontrol Numerik Mesin - Kosa Kata - Istilah dan Definisi Galat dan Ketelitian
72. SNI 05-3108-1992 Mesin Perkakas - Petunjuk Operasi Kontrol
73. SNI 05-3109-1992 Unit Modular untuk Konstruksi Mesin Perkakas - Basis Sayap untuk Kolom
74. SNI 05-3110-1992 Unit Modular untuk Konstruksi Mesin Perkakas - Basis Pusat dan Kolom
75. SNI 05-3111-1992 Unit Modular untuk Konstruksi Mesin Perkakas - Basis Sayap untuk Unit Peluncur
76. SNI 07-3112-1992 Uji Asam Nitrat untuk Deteksi Kerentanan Terhadap Korosi antar Butir Baja Tahan Karat Austenit
77. SNI 07-3113-1992 Cara Uji Klasifikasi Struktur Baja Tahan Karat Austenitik dengan Asam Oksalat 10%
78. SNI 07-3114-1992 Cara Uji Kimia Kadar Molibden dalam Baja dengan Metode Fotometri
79. SNI 07-3115-1992 Uji Asam Nitrat - Asam Hidrofluorat untuk Deteksi Kerentanan terhadap Korosi antar Butir Baja Tahan Karat Austenit Molibden
80. SNI 07-3116-1992 Uji Feri Sulfat - Asam Sulfat untuk Deteksi Kerentanan terhadap Korosi antar Butir pada Baja Tahan Karat Austenit
81. SNI 07-3117-1992 Uji Kimia Kadar Krom dalam Baja dengan Metoda Titrasi
82. SNI 07-3118-1992 Uji Kimia Kadar Titan dalam Baja dengan Metode Spektrofotometri
83. SNI 07-3119-1992 Uji Kimia Kadar Nikel dalam Baja dengan Metode Gravimetri
84. SNI 07-3120-1992 Uji Kimia Kadar Kobal dalam Baja dengan Metode Fotometri
85. SNI 07-3121-1992 Uji Tembaga - Tembaga Sulfat - Asam Sulfat 16% untuk Deteksi Kerentanan Terhadap Korosi antar Butir Baja Tahan Karat Austenit
86. SNI 03-3122-1992 Panel beton Ringan Berserat
87. SNI 02-3150-1992 Kendaraan Pertanian - Sambungan Mekanik pada Kendaraan Penarik
Bagian 1: Tipe Kait (Hook Type) - Ukuran
88. SNI 02-3151-1992 Kendaraan Pertanian - Sambungan Mekanik pada Kendaraan Penarik
Bagian 2: Tipe Clevis (Clevis Type) -Ukuran
89. SNI 02-3152-1992 Perlengkapan untuk Mesin Penabur dan Penanam Bentuk Piringan Pembuka Alur
Bagian II: Ukuran Piringan Datar Tipe D2, dengan Bevel Tunggal
90. SNI 02-3153-1992 Jarak Renggang Roda Traktor Pertanian
91. SNI 02-3154-1992 Mesin dan Alat Budidaya Pertanian - Alat untuk Penanaman, Pemupukan dan penyemprotan
92. SNI 02-3155-1992 Cara Uji Traktor Pertanian Bergandar Ganda
Bagian 3: Lingkaran Putardan Spasi Putaran
93. SNI 02-3156-1992 Istilah-istilah untuk Traktor Pertanian dan Alat Mesin Pertanian Prapanen

 

MENTERI PERINDUSTRIAN

HARTARTO

LAMPIRAN II SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN
NOMOR : 192/M/SK/9/1993
TANGGAL : 6 September 1993


SUSUNAN KEANGGOTAAN
KOMITE AKREDITASI DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN

No. NAMA JABATAN KEDUDUKAN/JABATAN

1. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Ketua
2. Kepala Pusat Standardisasi Industri Sekretaris
3. Wakil dari Direktorat Jenderal Anggota Aneka Industri
4. Wakil dari Direktorat Jenderal Anggota Industri Mesin, Logam Dasar dan
Elektronika
5. Wakil dari Direktorat Jenderal Anggota Industri Kimia Dasar
6. Wakil dari Direktorat Jenderal Anggota Industri Kecil
7. Kepala Biro Hukum & Organisasi Anggota
8. Wakil dari Kamar Dagang dan Anggota Industri
9. Wakil dari 3 (tiga) Organisasi Anggota yang telah diakreditasi
10. Wakil dari 3 (tiga) Organisasi Anggota profesi sektor Industri
11. Wakil dari 2 (dua) Organisasi Anggota Konsumen

 

MENTERI PERINDUSTRIAN

T. ARIWIBOWO

 



Kutipan: LEMBAR LEPAS SURAT KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN 1993




Undang-undang Perindustrian Tahun 1993 Main Page  

 


Initial Asian Countries
Thailand
Cambodia
Laos
Vietnam
Myanmar
Yunnan (China)
Malaysia
Philippines

Additional Asian Countries
Bahrain
Bangladesh
Bhutan
Brunei
China
Dubai
India
Indonesia
Iraq
Israel
Jordan
Korea
Kuwait
Maldives
Nepal
Oman
Pakistan
Qatar
Singapore
Sri Lanka
Uzbekistan

Africa
Algeria
Egypt
Morocco

This page: http://www.asiatour.com/lawarchives/indonesia/industri/industri_93/in_1993_27_pengesahan.htm
Created: September 1, 1995 - Last updated: February 14, 2008